Profil penulis
M. Pd.
5 karya publik ditemukan.
Manajemen Pendidikan Islam
manajemen Sarana dan Prasarana pendidikan
Ilmu Alamiyah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar (ISD), Ilmu Budaya Dasar IBD dalam Perspektif Islam
Materi buku ini telah disesuaikan dengan silabi/kurikulum nasional UIN, program S1 (strata Satu) yang diterbitkan oleh Koopertais wilayah IV Surabaya. Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar (ISD), Ilmu Budaya Dasar (IBD), yang termasuk komponen MKU (mata kuliah umum), diberikan kepada mahasiswa UIN, STAIN, dan PTAIS semua fakultas dan jurusan. Dengan diterbitkannya buku ini diharapkan para mahasiswa dapat memahami secara mendalam tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi yang dikaji dalam Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar (ISD), Ilmu Budaya Dasar (IBD), antara lain memiliki kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa kita disamping memiliki ilmu pengetahuan yang memadai. Sehinga diharapkan mahasiswa dapat memahami masalah-masalah sosialsecara interdisipliner serta mampu mengembangkan wawasan dan kepekaan terhadap lingkungan sosial.
METODE PEMBELAJARAN PAI
Metode dalam Bahasa Arab, dikenal dengan istilah thariqoh yang berarti langkah-langkah strategis yang dipersiapkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Bila dihubungkan dengan pendidikan, maka metode itu harus diwujudkan dalam proses pendidikan, dalam rangka mengembangkan sikap mental kebribadian agar peserta didik menerima pelajaran dengan mudah, efektif dan dapat dicerna dengan baik. Metode mengajar dapat diartikan sebagai cara yang digunakan oleh guru dalam membelajarkan peserta didik saat berlangsungnya proses pembelajaran. Menurut Pupuh Fathurrohman (2009: 55). Metode mengajar adalah cara-cara menyajikan bahan pelajaran kepada siswa untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, salah satu keterampilan guru yang memegang peranan penting dalam pengajaran adalah keterampilan memilih metode. Pemilihan metode berkaitan langsung dengan usaha-usaha guru dalam menampilkan pengajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga pencapaian tujuan pengajaran diperoleh secara optimal. Oleh karena itu, salah satu hal yang sangat mendasar untuk dipahami guru adalah bagaimana memahami kedudukan metode sebagai salah satu konponen bagi keberhasilan kegiatan belajar mengajar yang sama pentingnya dengan konponen-konponen lain dalam keseluruhan komponen pendidikan.