Metode Pembelajaran Sains untuk Pendidikan Anak Usia Dini
Buku ini menjelaskan tentang metodologi pembelajaran sains untuk jenjang PAUD. Metode pembelajaran juga dapat diterapkan pada jenjang pendidikan dasar atau sekolah dasar.
Profil penulis
1.044 karya publik ditemukan.
Buku ini menjelaskan tentang metodologi pembelajaran sains untuk jenjang PAUD. Metode pembelajaran juga dapat diterapkan pada jenjang pendidikan dasar atau sekolah dasar.
Buku Pengembangan Model dan Metode Pembelajaran dalam Dinamika Belajar Siswa ini ditujukan kepada para guru, kepala sekolah, pengawas dan pengelola pendidikan lainnya untuk melaksanakan aktivitas pembelajaran di sekolah sebagaimana tuntutan Kurikulum 2013. Buku tersebut dapat dijadikan sebagai pendukung praktik pembelajaran dan dikembangkan sesuai dengan kemampuan, kebutuhan dan potensi yang ada. Dalam kegiatan pembelajaran, seoran pendidik dapat memainkan berbagai peran pengelola pembelajaran sebagai demonstrator, pengelola kelas, mediator dan fasilitator/mentor dan sebagai evaluator. Sebagai tenaga profesional, seorang pendidik dituntut mampu mengelola kelas yaitu menciptakan dan mempertahankan kondisi belajar yang optimal bagi tercapainya tujuan pengajaran.
Dewasa ini masalah kesehatan yang terjadi sangat komplek dan beragam, untuk menemukan solusi dari masalah kesehatan yang ada diperlukan penelitian kesehatan. Penelitian kesehatan dilaksanakan dalam rangka menangani serta pemecahan permasalahan yang kerap ditemukan dalam dunia kesehatan. Penelitian kesehatan memiliki dua tujuan penting yaitu yang pertama menanggulangi atau menangani masalah kesehatan atau sakit dan penyakit. Kedua untuk menjaga, mempertahankan atau meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Buku ini membahas tentang: Bab 1 Pengantar Penelitian Kesehatan Bab 2 Masalah Penelitian Kesehatan Bab 3 Tinjauan Pustaka, Kerangka Berpikir, Kerangka Konsep, dan Hipotesis Penelitian Bab 4 Penelitian Deskriptif dan Cross-sectional Bab 5 Penelitian Case Control dan Kohort Bab 6 Penelitian Eksperimen Bab 7 Pendekatan Penelitian Kualitatif Bab 8 Populasi dan Sampel Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Bab 9 Kode Etik Dalam Penelitian Kesehatan Bab 10 Variabel dan Hubungan antar Variabel Bab 11 Instrumen Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Bab 12 Teknik Pengumpulan Data Kualitatif dan Kuantitatif Bab 13 Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif Bab 14 Validitas dan Reliabilitas Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Bab 15 Penyusunan Proposal Kuantitatif dan Kualitatif Buku metodologi penelitian kesehatan ini disusun bertujuan untuk membantu tenaga kesehatan dalam merencanakan dan melakukan suatu penelitian.
buku ini disusun untuk memberikan materi yang lengkap mata kuliah metodologi penelitian bagi mahasiswa kesehatan dan keperawatan yang meliputi tentang konsep dan prinsip penelitian, prosedur dan tatacara melakukan penelitian, sumber-sumber masalah penelitian keperawatan, pengumpulan data dan pengembangan alat ukur, teknik analisis data, penyusunan proposal penelitian, etika penelitian, serta penulisan laporan penelitian.
Metodologi penelitian merupakan suatu bagian ilmu pengetahuan yang membahas terkait bagaimana melakukan penelitian yang baik dan benar berdasarkan kaidah – kaidah ilmiah dan fakta yang ada. Buku ini terdiri dari 13 (tiga belas) bab yang ditulis berdasarkan referensi - refensi terkait metodologi penelitian yang telah terbit sebelumnya. Pembahasan dalam bab di buku ini ditulis berdasarkan urutan dari kesesuaian aturan dan langkah – langkah dalam melaksanakan penelitian, yaitu terdiri dari ilmu pengetahuan, metode penelitian, identifikasi peelitian dan perumusan masalah, studi pendahuluan, perumusan masalah, merumuskan anggapan dasar, memilih pendekatan, menentukan variabel dan sumber data, menentukan dan menyusun instrumen, pengumpulan data, analisis data dan menarik kesimpulan. Buku ini dapat membantu pembaca untuk memahami konsep dasar dalam menentukan lagkah awal untuk melakukan penelitian bagi pemula. Khusunya bagi mahasiswa yang sedang bersiap untuk menyelesaikan tugas akhir. Di bagian akhir buku disertai lampiran contoh format penyusunan laporan penelitian secara garis besar, format tersebut tentu tidak baku dan bisa disesuaikan dengan standar dari institusi masing – masing.
Indonesia telah merdeka lebih dari 70 tahun tetapi kualitas pendidikan, sumber daya manusia, dan penelitian di Indonesia masih harus terus dikembangkan karena masih belum dapat mendukung perkembangan bangsa secara optimal. Hal ini antara lain disebabkan karena kualitas pelaksanaan dan hasil pendidikan dari berbagai jenjang dan jenis pendidikan belum semuanya didasarkan pada kebijakan yang dari hasil penelitian yang memadai. Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi, maka setiap upaya peningkatan kualitas harus dilakukan melalui sebuah metode penelitian yang ilmiah. Hal tersebut dilakukan untuk menghasilkan informasi yang akurat dan aktual dengan menggunakan metode penelitian yang tepat. Metode penelitian secara umum terbagi menjadi tiga jenis yaitu metode kuantitatif, metode kualitatif, dan metode penelitian. Buku ini berisikan definisi konseptual ilmu pengetahuan, filsafat ilmu pengetahuan, fungsi dan kedudukan agama, filsafat, dan ilmu, teori kebenaran dan logika, pedoman dalam membuat sebuah kepustakaan, pengertian sebuah penelitian, berbagai jenis desain penelitian, tahapan dalam membuat suatu penelitian, bahkan komponen-komponen sebuah penelitian seperti proposal penelitian, etika penelitian, instrumen penelitian, sampai analisis data baik kuantitatif maupun kualitatif. Buku ini diharapkan dapat membantu para akademisi, mahasiswa tingkat akhir, dan masyarakat umum yang ingin mempelajari tentang metode atau metodologi penelitian.
Proses pembelajaran yang baik adalah suatu proses yang memungkinkan terjalinnya suatu potensi peserta didik dengan optimal. Kemampuan guru sebagai salah satu usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang secara langsung dan aktif bersinanggungan dengan peserta didik. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan mengajar dengan menerapkan metode dan model pembelajaran yang tepat, efektif dan efesien. Untuk melaksanakan proses pembelajaran, guru perlu memikirkan penggunaan metode maupun model pembelajaran yang tepat. Metode dan model pembelajaran yang digunakan haruslah bervariasi dan sesuai kondisi guna untuk menghindari kejenuhan pada siswa. Dimasa pandemi seperti saat ini, guru sangat diwajibkan memilih metode maupun model pembelajaran daring yang cocok dan sesuai dengan keadaan siswanya. Di buku ini menyajikan 6 metode dan 39 model pembelajaran yang sangat tepat digunakan sebagai panduan para guru. Dari beberapa metode maupun model pembelajaran tersebut dapat diterapkan pada pembelajaran daring.
Salah satu standar proses yang dikembangkan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah sejak 2006 oleh Badan Standar Nasional Pendidikan, pada pada tahun 2007 diterbitkan menjadi Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia, yaitu Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007. Dalam visi tersebut telah ditetapkan seperangkat prinsip dalam penyelenggaraan pendidikan untuk dijadikan pijakan dalam menjalankan reformasi pendidikan. Salah satu diantara prinsip yang tertuang visi tersebut yaitu dalam melaksanakan pendidikan yang berlangsung sepanjang hayat untuk peserta didik diperlukan proses pembudayaan dan pemberdayaan. Berkenaan dengan hal ini, dibutuhkan sosok pendidik yang dapat memberikan keteladanan, mampu membangun kemauan, potensi, serta kreativitas peserta didik. Dalam pelaksanaannya, terjadi pergeseran dari paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran. Pembelajaran itu sendiri merupakan proses hubungan timbal balik antara pendidik dengan peserta didik dan Metode Pembelajaran Guru dan Dosen Kreatif | 3 sumber belajar dalam lingkungan belajar. Proses pembelajaran perlu direncanakan, dilaksanakan, dinilai, dan diawasi agar terlaksana secara efektif dan efisien. Sedangkan pengajaran peran pendidik mendominasi dalam kegiatan interaksi belajar mengajar.
Buku ini berbeda dengan kebanyakan buku Strategi Pembelajaran lain atau buku yang beredar di pasaran. Bedanya adalah pola buku ini mendekati kebutuhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi kependidikan di Indonesia. Di samping itu, buku ini lebih operasional karena dilengkapi dengan model-model pembelajaran yang siap dioperasionalkan, dan juga dilengkapi dengan temuan-temuan penelitian tentang pembelajaran, persepsi, minat, sikap dan hasil belajar.
Buku Metode Belajar Anak Usia Dini hadir mempermudah bagi para guru, pendidik, mahasiswa, orangtua serta pihak pemerhati anak untuk mentransfer ilmu kepada anak dengan cara menyenangkan. Buku ini menghadirkan gambaran pentingnya metode dalam pembelajaran anak serta macam-macam metode belajar. Sebagaimana metode ceramah, metode tanya jawab, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode bermain, metode bercerita, metode bernyanyi, metode karyawisata, metode demonstrasi, metode problem solving, metode simulasi, metode holistik, kumon, cantol raudhah, metode Montessori, multiple intelegence, glenn doman method, reggio-emilia method, metode sentra dan selling. Metode tersebut disertai dengan implementasi di lapangan. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
Metode pembelajaran memegang peranan penting sebagai strategi guru dalam menyampaikan materi dalam pembelajaran. Buku ini membahas berbagai metode pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran. Pada buku ini akan membahas lebih detail tentang: Bab 1 Metode Ceramah Bab 2 Metode Diskusi Bab 3 Metode Tanya Jawab Bab 4 Metode Latihan (Drill) Bab 5 Metode Bercerita Bab 6 Metode Bermain Peran Bab 7 Metode Pembelajaran Sosiodrama Bab 8 Metode Karyawisata Bab 9 Metode Projek
Metode dalam Bahasa Arab, dikenal dengan istilah thariqoh yang berarti langkah-langkah strategis yang dipersiapkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Bila dihubungkan dengan pendidikan, maka metode itu harus diwujudkan dalam proses pendidikan, dalam rangka mengembangkan sikap mental kebribadian agar peserta didik menerima pelajaran dengan mudah, efektif dan dapat dicerna dengan baik. Metode mengajar dapat diartikan sebagai cara yang digunakan oleh guru dalam membelajarkan peserta didik saat berlangsungnya proses pembelajaran. Menurut Pupuh Fathurrohman (2009: 55). Metode mengajar adalah cara-cara menyajikan bahan pelajaran kepada siswa untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, salah satu keterampilan guru yang memegang peranan penting dalam pengajaran adalah keterampilan memilih metode. Pemilihan metode berkaitan langsung dengan usaha-usaha guru dalam menampilkan pengajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga pencapaian tujuan pengajaran diperoleh secara optimal. Oleh karena itu, salah satu hal yang sangat mendasar untuk dipahami guru adalah bagaimana memahami kedudukan metode sebagai salah satu konponen bagi keberhasilan kegiatan belajar mengajar yang sama pentingnya dengan konponen-konponen lain dalam keseluruhan komponen pendidikan.
Buku ini merupakan hasil karya yang dapat dijadikan sumber belajar dan referensi sebagai dasar dalam melakukan pembelajaran. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Dengan adanya buku ini diharapkan dapat membantu dalam memperluas dan memperdalam pengetahuan mereka untuk melakukan pengkajian pada bidang ilmu yang diperlukan.
Secara khusus buku ini dipertuntukkan bagi mahasiswa program studi pendidikan matematika, dan secara umum dapat digunakan oleh guru-guru mata pelajaran matematika ataupun yang lainnya. Buku ini disajikan dengan cara yang berbeda khususnya pada bab pendekatan dan model pembelajaran, pada bab ini selain disajikan dasar teori pembentuk teori tetapi juga dipaparkan contoh aplikasinya dalam proses pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk rencana pelakasanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan siswa (LKS).
Buku ini berisikan panduan praktis penerapan dari beberapa metode dalam pendekatan saintifik. Dilengkapi juga dengan simulasi penerapan metode pembelajaran tersebut untuk setiap rumpun mata pelajaran yang ada di MTs atau SMP. Sehingga dapat langsung dipraktekkan oleh para guru dikelas mereka masing-masing.
uku Metode Pembelajaran Guru untuk Meningkatkan Prestasi Siswa Pelajaran PKn Sekolah Dasar ini disusun oleh unit III D program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Buku ini diperuntukkan kepada seluruh mahasiswa PGSD sebagai sumber referensi mengenai metode pembelajaran guru demi meningkatkan prestasi siswa pada mata pelajaran PKn. Buku ini juga dilengkapi dengan gambar dan metode guru dalam menerapkan metode pembelajaran. Sajian dalam buku ini berusaha untuk melatih kegiatan kognitif. Gambaran beberapa metode dapat memotivasi serta menjadi bekal bagi calon guru dalam mengajar.
Buku ini ditulis bersama Bapak Nur Hamzah dosen IAIN Pontianak, yang terinspirasi dari kisah perjalanan hidup Lukmanul Hakim, seorang manusia biasa yang dimuliakan oleh Allah S.W.T., bahkan diabadikan namanya menjadi salah satu surat dalam al-Qur`an, karena keberhasilannya mendidik anak-anaknya menjadi generasi unggul dan shaleh. Pesan-pesan Lukmanul Hakim kepada anaknya, sebagaimana tertulis dalam Q.S. Lukman (31):12-19, berdasarkan kajian dan pemahaman saya, Konsep pendidikan Islam berdasarkan Q.S. Lukman (31):12-19, adalah sebagai berikut : (1) Mengenalkan pengetahuan tentang sang pencipta; (2) Mengenalkan pengetahuan tentang diri dan asal usul manusia; (3) Mengajarkan ilmu pengetahuan sebagai landasan argumentasi dalam menjalani kehidupan; (4) Mengenalkan dan mengajarkan kepada anak pengetahuan tentang hukum sebab akibat (hukum kausalitas); (5) Melatih dan membiasakan sholat; (6) Melatih dan membiasakan beramar maruf nahi munkar; (7) Melatih dan membiasakan anak untuk bersabar; (8) Melatih dan membiasakan anak untuk memiliki kepedulian kepada sesama; (9) Melatih dan membiasakan anak untuk tidak memiliki sifat sombong dan angkuh; (10) Melatih dan membiasakan anak untuk hidup bersahaja; (11) Melatih dan membiasakan anak untuk memiliki sopan santun. Dari sebelas konsep pendidikan tersebut di atas, kalau kita kaji dan fahami, maka kita akan menemukan banyak sekali nilai dan norma sebagai dasar pijakan pendidikan karakter bagi seorang manusia, sejalan dengan misi diutusnya Nabi Muhammad s.a.w., sebagai Rasul Allah yang bertugas untuk menyempurnakan akhlak manusia. Ketika pemerintah Indonesia sedang mendorong pendidikan karakter bagi generasi bangsa ini, maka nilai-nilai karakter tersebut tidak dapat digali hanya dari pendekatan sosial, tetapi harus berbagai pendekatan termasuk pendekatan agama. Ucapan terima kasih kepada Kemeristek Dikti yang telah mensupport dan membiayai penelitian tentang judul ini, sehingga selain luaran wajib berupa prosiding juga dapat membuat luaran tambahan dalam bentuk buku, seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya dan IAIN Pontianak, yang telah men-support tersusunnya buku ini, kepada seluruh dosen, guru, aktivis dan pejuang pendidikan, dan seluruh orangtua yang tulus mencintai dan menyayangi anaknya, terkhusus kepada kedua orangtuaku, adik-adikku, istri tercinta dan anak-anakku sebagai sumber inspirasi, Kafka Sylvia Azzurra, Kayla Sakina Agafiya, dan si bungsu Kalea Shazia Amanina. Semoga buku ini dapat bermanfaat dan memberikan kebaikan bagi masyarakat, dan dapat menjadi inspirasi dalam mendidik anak-anak untuk menjadi anak-anak yang unggul, cerdas tetapi tetap memiliki nilai moral agama yang baik dan berkarakter.
Dalam dunia akademik kita bergelut dengan istilah strategi, model, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran. Namun dikarenakan kurang akrab dengan istilah-istilah tersebut, sering sekali kemudian kita terjebak dengan pengucapan yang keliru. Mengabaikan kebakuan istilah-istilah tersebut mengakibatkan kerancuan atau gagal paham sehingga jangan heran kemudian muncul lulusan perguruan tinggi ketika ditanya perbedaan dari beberapa istilah di atas akan menjawab sekenanya saja. Sebagai contoh cooperative learning. Tidak jarang ada yang menduga cooperative learning adalah strategi pembelajaran, padahal cooperative learning adalah model dan atau pendekatan dalam sebuah pembelajaran. Contoh lain, inkuiri. Sebagian kita juga menyangka inkuiri adalah model pembelajaran, padahal lebih tepatnya inkuiri itu disebut metode pembelajaran. Pada kesempatan yang lain pula ada seorang guru menyampaikan atau menuliskan dalam silabus pembelajaran beberapa metode pembelajaran akan tetapi yang ia tulis bukan metode melainkan teknik pembelajaran. Adapun teknik pembelajaran yang sering diduga sebagai metode seperti Teknik Penugasan, Teknik Diskusi, Teknik Tanya Jawab, Teknik Ceramah dan lain sebagainya. Dalam buku Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ini, penulis tidak akan meluas kan pembahasan sampai kepada strategi, pendekatan, dan teknik pembelajaran. Untuk edisi lengkap akan penulis sampaikan pada buku terbitan selanjutnya. Oleh karena itu, sesuai dengan judul buku ini Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, maka pembaca akan disuguhi penjelasan secara gamblang tentang model dan metode pembelajaran sebab dua istilah ini seringkali dipertukarkan. Dan pembaca akan mendapati bagaimana aplikasi dari metode pembelajaran tersebut yang tentunya telah penulis sesuaikan dengan konteks Kurikulum 2013.
Buku ini terdiri dari sembilan pembahasan, yaitu pertama Metode Pembelajaran, kedua Pengembangan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Covid-19, ketiga Metode Ceramah Pada Masa Pandemi Covid-19, keempat Metode Home Visit Pada Masa Pandemi Covid-19, kelima Metode Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19, keenam Metode Based Learning Pada Masa Pandemi Covid-19, ketujuh Metode Discovery Pada Masa Pandemi Covid-19, kedelapan Metode Hafalan Pada Masa Pandemi Covid-19, dan kesembilan Metode Mind Mapping Pada Masa Pandemi Covid-19. Sesuai dengan tema yang diusung, hampir semua naskah masih bersifat normatif dan berada dalam aspek tatanan konseptual. Hal ini dapat dimaklumi karena memang kendala yang paling sering ditemukan dalam metode pembelajaran di masa pendemi adalah menghadirkan dimensi baru yang inovatif dalam wilayah garapan pengkajiannya. Meskipun demikian secara keseluruhan tulisan tersebut dapat dinikmati oleh pembaca sebagai referensi yang bisa didiskusikan kembali kapanpun.
Jika Anda sebagai seorang pendidik dan sedang kehabisan cara untuk melakukan pembelajaran, buku ini menjadi solusinya Rendra Fatrisna Kurniawan, A.P, S.Pd, M.Si Praktisi Pendidikan, Budaya dan Komunikasi Organisasi Buku ini tidak hanya menyajikan teknik atau metode dalam pembelajaran. Lebih dari itu, buku ini memberikan persepsi di bawah alam sadar kita melalui kutipan-kutipan di awal artikel. Buku yang sempurna untuk mendidik, memberi referensi dan tentu saja: menginspirasi. Ari Wijayanti, penulis buku pendidikan, dan seorang pendidik.