Abstrak
Mahasiswa dipandang cukup dewasa untuk dapat mengatur kehidupannya sendiri dalam mengelola hidupnya dan dituntut untuk lebih banyak belajar sendiri, mencari dan menemukan sumber-sumber belajar dan buku- buku sumber sendiri, mengkaji dan memperdalam bahan perkuliahan sendiri tanpa banyak diatur, diawasi dan dikendalikan oleh dosen-dosennya, pandangan tersebut kadang kala tidak berjalan dengan mulus. Pelayanan bimbingan konseling di perguruan tinggi merupakan wadah yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling kepada mahasiswa, warga kampu. Hasil analisis data membuktikan bahwa tingkat kebutuhan mahasiswa jurusan Tarbiyah termasuk dalam kategori sangat butuh dalam memanfaatkan pelayanan konseling skor tertinggi terdapat pada layanan orientasi dan layanan bimbingan kelompok yaitu mencapai 50-51% Sedangkan tingkat perbedaaan kebutuhan menunjukkan Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa terdapat perbedaankebutuhan mahasiswa jurusan Tarbiyah dalam memanfaatkan pelayanan konseling di STAIN Curup, hal ini terlihat dari perolehan skor rata-rata pada prodiBK adalah 181,83 prodi PAI 159,32. prodi PBA 179,43. Prodi PBI 194,73 dan Prodi PGMI 174,33. Sedangkan kebutuhan mahasiswa dalam memanfaatkan pelayanan konseling minimal pada prodi PGMI yaitu119 dan Kebutuhan mahasiswa dalam memanfaatkan pelayanan konseling pada prodi BK yaitu 217.