Abstrak
Indonesia sebagai negara ASEAN ikut serta mewujudkan visi ASEAN 2020 dengan menyepakati komunitas ASEAN. Salah satunya menyepakati rencana pembentukan masyarakat ekonomi ASEAN. Masyarakat ekonomi ASEAN dari sisi ekonomi dapat meningkatkan perekonomian kawasan Asia Tenggara, dengan konsep pasar tunggal atau pasar raksasa dengan liberalisasi ekonomi. Arus barang, jasa, tenaga kerja ahli, kebebasan sertifikat profesi, dan kebebasan arus modal. Liberalisasi ekonomi dapat membuat masyarakat semakin dekat dengan materi, kebendaan, konsumtif, materialistik, individualistik bahkan sekularisti menipiskan nilai-nilai spritualitas masyarakat. Problema spritualitas individu tersebut dapat dikuatkan salah satunya dengan model logo konseling. Tulisan ini bertujuan untuk memperkuat spritualitas individu, akibat penerapan masyarakat ekonomi ASEAN. Model logo konseling berfokus pada makna hidup. Individu dibantu agar dapat menemukan makna hidup (the meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna (the will of meaning) sebagai motivasi utama manusia guna meraih taraf kehidupan bermakna (the meaningful life) yang didambakannya dalam bentuk healty spritualitas yang kokoh.