Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Article
ArticleOpen AccessTerbit 2022Versi 1

PERANANDO’A DAN ZIKIR DALAM MENGHADAPI TRAUMA YANG DIALAMI PASIEN DI RUMAH SAKIT

Artikel Penelitian dan Pengabdian•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

<p><em>Do’a dan zikir dalam membantu  pasien trauma di rumah sakit  merupakan salah satu upaya konselor dalam melakukan terapi, trauma merupakan luka mental yang menyakitkan dan pengalaman traumatic yang mengganggu,  berbagai upaya penting dilakukan,misalnya dengan berzikir dan berdoa melalui lisan dan prilaku. Berdoa dengan perilaku bermakna melakukan segala sesuatu yang mungkin dilakukan untuk mencapai harapan  tertentu. Misalnya,berobat ke dokter/ahli, menggunakan obat-obatan yang berkhasiat, atau perawatan khusus dalam bentuk lain. Misalnya konseling.  </em><em> Do’a dan zikir dapat mempercepat penyembuhan, termasuk mengobati dan  mengurangi trauma, ini adalah sesuatu yang  menarik perhatian dari dan dianjurkan oleh para dokter.</em><em>Dr. Dale A. Matthews (1996) dari Universitas Geor Getown Amerika Serikat mengemukakan bahwa mungkin suatu saat kita para dokter akan menuliskan doa dan dzikir pada kertas resep obat pada pasien. Alasannya adalah dari 212 studi yang dilakukan oleh para ahli ternyata 75% menyatakan bahwa komitmen agama (doa dan dzikir) menunjukkan pengaruh positif pada pasien.</em><em>Dadang hawari, Psikiater mengemukakan bahwa doa dan dzikir,  Dipandang dari sudut kejiwaan mengandung unsur Psikoterapeutik  yang mendalam karena mengandung kekuatan Sipiritual /kerohanian yang membangkitkan rasa percaya diri dan rasa optimisme (harapan kesembuhan). </em><em>Oleh karena itu terapi do’a dan zikir berperan positif dalam membantu menyembuhkan penyakit dan trauma yang menyerang pasien.</em></p>

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERANANDO’A DAN ZIKIR DALAM MENGHADAPI TRAUMA YANG DIALAMI PASIEN DI RUMAH SAKIT2022 · oai:ais:artikel:1011