Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Article
ArticleOpen AccessTerbit 2022Versi 1

GANGGUAN STRES PASCA TRAUMA PADA KORBAN PELECEHAN SEKSUALDI KALANGAN PELAJAR

Artikel Penelitian dan Pengabdian•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Korban pelecehan seksual terjadi pada anaka-anak-remaja dikalangan pelajar, menimbulkan ganguan psikologi atau kesehatan mental. Pelecehan seksual umumnya dilakukan oleh orang terdekat, sebagian oleh orang baru dikenal. Korban pelecehan seksual mengalami trauma, merupakan kelompok  Post Traumatik stress Disorder (PTSD), seringkali menunjukan perilaku sosial antara lain ketakutan, kecemasan, amara, menarik diri dan menghindar, kehilangan konsentrasi yang mengganggu kehidupan mereka sehar-hari. Kondisi ini tentu akan menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Untuk membantu siswa mengalami PTSd diduga konselor memberikan konseling komprehenshif dengan menititik beratkan tiga tipe anxiaty management, cognitive therapy dan exsposure therapy, untuk mengembalikan dan mengembangkan struktur kepribadian korban pelecehan seksual sehingga mempunyai kemampuan untuk mengurangi dan melepaskan diri dari trauma secara rasional.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1GANGGUAN STRES PASCA TRAUMA PADA KORBAN PELECEHAN SEKSUALDI KALANGAN PELAJAR2022 · oai:ais:artikel:1012