Abstrak
<p>Pokok permasalahan dalam Tesis ini adalah bagaimana kinerja keuangan bank pembiayaan rakyat syariah Sumatera Barat. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui kinerja keuangan bank pembiayaan rakyat syariah Sumatera Barat, dianalisis dari aspek <em>financialny</em>a berupa rasio <em>CAR, FDR, NPF,ROA</em> dan <em>BOPO</em>.</p><p>Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian <em>eksploratif</em>, penelitian ini mengungkapkan penelitian <em>eksploratif secara kuantitatif</em>, data yang diperoleh dianalisis sesuai dengan metode yang digunakan kemudian di interpretasikan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dokumentasi dengan cara pengumpulan data dari <em>website</em> OJK dan BI. Teknik analisis data dengan mengunakan penilaian kesehatan BPRS yang berlaku, yaitu Keputusan Bank Indonesia No.9/17/PBI/2007 tanggal 4 Desember 2007, penilaian kinerja BPRS aspek <em>financial</em> berupa <em>CAR</em>, <em>FDR</em>, <em>NPF</em>, <em>ROA</em> dan <em>BOPO.</em></p><p>Dari penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa rasio <em>CAR</em>, BPRS Sumatera Barat sebesar 14,27%, dengan penilaian <em>“Sangat Sehat”</em> dengan kriteria , rasio <em>FDR</em> BPRS Sumatera Barat sebesar 75,67%, dengan penilaian <em>“Sehat”</em> dengan kriteria , rasio <em>NPF</em> BPRS Sumatera Barat rata-rata 7,83%, penilaian <em>“Cukup Sehat”</em> dengan kriteria , rasio <em>ROA</em> BPRS Sumatera Barat rata-rata sebesar 1,34%, dengan penilaian <em>“Sehat”</em> dengan kriteria dan rasio <em>BOPO</em> BPRS Sumatera Barat rata-rata sebesar 92,43%, dengan penilaian <em>“Sangat Sehat”</em> dengan kriteria .</p>