Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Article
ArticleOpen AccessTerbit 2022Versi 1

KONSELING ONLINE SEBAGAI ALTERNATIF PERLUASAN AKSES MEMPEROLEH LAYANAN KONSELING BAGI MASYARAKAT

Artikel Penelitian dan Pengabdian•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

<p class="yiv3424575176msonormal"><em>Layanan internet, dan penyebarannya ke setiap aspek kehidupan, membuka peluang bagi setiap profesi untuk memanfatkannya secara lebih luas, termasuk profesi konseling. Suka atau tidak suka, kemajuan teknologi internet telah menyebabkan lompatan besar dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Betapa banyak supermarket yang menguramgi karyawannya, bahkan ada yang tutup karena pola jual beli beralih dari kontak langsung secara tradisional kepada jual beli online. Penjual pizza, misalnya, tidak perlu mengangkat karyawan untuk mengantar pesanan, karena konsumen dapat memesan lewat go-jek. Demikian halnya dengan konseling. Masyarakat dari pelosok manapun yang membutuhkan layanan konseling, tidak perlu mendatangi lembaga-lembaga layanan konseling, namun dapat mengunjungi penyedia layanan melalui web online. Menyadari hal itu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar juga ikut berperan aktif dalam menyediakan layanan konseling dengan memanfaatkan internet melalui produk yang dinamakan <strong>konseling online IAIN Batusangkar</strong> dengan alamat website <a href="http://www.onlinekonseling.com/" target="_blank">www.onlinekonseling.com</a>. Web ini dibuat untuk mengetahui seberapa besar peminat untuk menggunakannya. Hasilnya menunjukkan bahwa sejakdiproduksi Oktober 2017 sampai Juli 2018 web ini telah dikunjungi oleh sebanyak 10.002 pengunjung, 378 orang terdaftar sebagai pengguna, dan 132 diantaranya ingin mengikuti konseling. Website ini dilengkapi dengan fasilitas chat yang terhubung langsung dengan aplikasi chat Jivo, dan whatsApp yang akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang memerlukan bantuannya.</em><em> </em><em>Hasil evaluasi tentang kepuasan konseli dalam proses konseling, menggunakan skala 1-100%, menyatakan kepuasannya berkisar dari 30 sampai 99%. Artinya ada konseli yang sangat puas dengan proses konseling, dan ada juga yang kurang puas. Hal itu menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan ini.</em></p>

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KONSELING ONLINE SEBAGAI ALTERNATIF PERLUASAN AKSES MEMPEROLEH LAYANAN KONSELING BAGI MASYARAKAT2022 · oai:ais:artikel:1545