Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Artikel Penelitian dan Pengabdian

Koleksi otomatis dari Artikel

1.606 item publik

Publikasi

Halaman 35 dari 81

TEACHING ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES(ESP) FOR ISLAMIC HIGHER EDUCATION STUDENTS

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

<p align="center"><em>Teaching English for Specific Purposes (ESP) is not a new idea in the field of English Language Teaching (ELT). Unfortunately, in practice, many lecturers still teach English using the same methods and the same materials to different departments.   They tend to teach general English to different departments. Of course, there are several possible reasons for their doing it. Yet, this practice should not be continued because different departments require different types of English materials. Therefore, English lecturers should use different materials for different departments even though the methods that will be used just the same. Moreover, different materials for different departments for teaching ESP in Islamic Higher Education students in my mind is still not enough. Integrating Islamic teachings as an additional value will be very important. This paper will discuss the way to teach ESP at the Islamic Higher Education Institutions. </em></p>

MERETAS SOLUSI PROBLEMA SPIRITUALITAS DENGAN MODEL LOGO KONSELING: (Suatu Ikhtiar Mengatasi Dampak Negatif Masyarakat Ekonomi ASEAN)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Indonesia sebagai negara ASEAN ikut serta mewujudkan visi ASEAN 2020 dengan menyepakati komunitas ASEAN. Salah satunya menyepakati rencana pembentukan masyarakat ekonomi ASEAN. Masyarakat ekonomi ASEAN dari sisi ekonomi dapat meningkatkan perekonomian kawasan Asia Tenggara, dengan konsep pasar tunggal atau pasar raksasa dengan liberalisasi ekonomi. Arus barang, jasa, tenaga kerja ahli, kebebasan sertifikat profesi, dan kebebasan arus modal. Liberalisasi ekonomi dapat membuat masyarakat semakin dekat dengan materi, kebendaan, konsumtif, materialistik,  individualistik bahkan sekularisti menipiskan nilai-nilai spritualitas masyarakat. Problema spritualitas individu tersebut dapat dikuatkan salah satunya dengan model logo konseling. Tulisan ini bertujuan untuk memperkuat spritualitas individu,  akibat penerapan  masyarakat ekonomi ASEAN. Model logo konseling berfokus pada makna hidup. Individu dibantu agar dapat menemukan makna hidup (the meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna (the will of meaning) sebagai motivasi utama manusia guna meraih taraf kehidupan bermakna (the meaningful life) yang didambakannya dalam bentuk healty spritualitas yang kokoh.

IMPLEMENTASI PROGRAM MUSYAWARAH GURU BK (MGBK) SLTP KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Dalam rangka pelaksanaan tugas profesionalnya, pendidik wajib secara berkelanjutan melakukan usaha peningkatan kompetensinya di bidang pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Usaha peningkatan kompetensi pendidik melalui program sertifikasi dengan portofolio maupun pendidikan dan latihan (DIKLAT) belum dapat sepenuhnya menjawab harapan dan tantangan pendidikan. Di sisi lain, forum MGBK seharusnya dijadikan sebagai wadah peningkatan kompetensi guru BK secara maksimal. Atas dasar itu, perlu dilakukan suatu penelitian dalam rangka menghimpun informasi secara komprehensif. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan CSE Model of Evaluation. Tujuannya adalah untuk merumuskan kebijakan dalam rangka pemetaan kajian dan arah program MGBK untuk mengembangkan kompetensi guru BK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umunya anggota MGBK sangat aktif dalam kegiatan MGBK selama ini, kegiatan dan program MGBK disusun secara terencana dan dibahas dalam forum MGBK, namun dalam pelaksanaan program kegiatan belum bekerjasama dengan berbagai pihak terutama kerjasama dengan dinas terkait dan dengan perguruan tinggi, serta instansi lainnya. Kedua, anggota MGBK tebih tertarik dengan informasi dan kajian-kajian terbaru dalam bidang BK yang diberikan oleh tenaga yang berpengalaman. Selama ini dirasakan akses untuk mendapatkan narasumber dari perguruan tinggi sangat terbatas. Keempat, anggota MGBK sebagian besar merasa puas terhadap kegiatan MGBK yang dilakukan selama ini, namun masih ada sebagian kecil (12%) anggota MGBK yang merasa kurang puas terhadap kegiatan MGBK selama ini. dan kelima, di antara kendala-kendala yang dihadapi dalam mengikuti kegiatan MGBK adalah sebagai berikut: (1) sering adanya kegiatan sekolah ketika jadwal MGBK, (2) lokasi kegiatan yang jauh, (3) transportasi yang sulit, (4) harus menggantikan kepala sekolah saat kepala sekolah ada dinas luar, (5) kurangnya persiapan dari pengurus MGBK, (6) materi kurang menarik, (7) kurangnya dukungan kepala sekolah, dan (8) sulit mendatangkan narasumber.

KONSELING KARIR MODEL CAREER DEVELOPMENT RESOURCE CENTRE (CDRC) DI PERGURUAN TINGGI UNTUK PERSIAPAN TENAGA KERJA MENYONGSONG MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Konseling Karir merupakan proses untuk membantu individu memperoleh pemahaman dunia kerja dan akhirnya mampu menentukan kerja dan menyusun perencanaan karir masa depan. Salah satu model konseling karir yaitu Career Development Resource Centre (CDRC).Program Career Development Resource Centre (CDRC) merupakan progam dalam konseling karir yang dapat di laksanakan di Perguruan Tinggi dalam rangka penelusuran karir mahasiswa.Program Career Development Resource Centre (CDRC) terdiri dari enam tahapan yaitu Orientasi, Assemen, Interpretasi, Penelusuan Mandiri (solo Searh), Kajian Opsi penelusuran (review solo option) dan Tindak Lanjut.Melalui program Career Development Resource Centre (CDRC) ini mahasiswa akan memperoleh materi karir terkait pendidikan, karir dan informasi tentang pencarian kerja. Materi-materi ini akan membantu mahasiswa memilih karir yang tepat. Ketepatan pemilihan karir dengan bidang keahlian merupakan langkah awal untuk membantu mahasiswa menghadapi tantangan pasar bebas atau masyarakat ekonomi asean (MEA). Menghadapi MEA dibutuhkan tenaga kerja yang produktif

PROFESI KONSELOR (Sebuah Tantangan di Era Globalisasi)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Bimbingan dan konseling merupakan salah satu program pendidikan yang diarahkan kepada usaha pembaharuan pendidikan nasional. Jika dilihat dari arti dan tujuan bimbingan dan konseling secara mendalam, maka jelas urgensi  bimbingan dan konseling sangat beasar bagi usaha pemantapan untuk generasi muda yang akan menyosong depan. Sementara itu bimbingan dan konseling Islam harus dilaksanakan baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah dan merupakan salah satu mewajibkan seorang konselor dalam melaksanakan di sekolah maupun luar sekolah. Sebagai konselor Islam harus bisa menempatkan situasi dan kondisi yang sesuai dengan kemajuan teknologi dan informasi yang sudah mngglobal, namun demikian sebagai konselor islam dalam melaksanakan masyarakat tetap berpedoman pada Al Qur’an dan Hadits.

PSIKOLOGI AGAMA: Sebuah Model Psikoterapi Islam dalam Mewujudkan Kesehatan Mental

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Psikologi agama adalah tawaran baru bagi pengentasan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan gangguan mental. Psikologi agama adalah sebuah model yang dapat dikembangkan menjadi sebuah model psikoterapi Islam yang konfrehensif. Melalui penguatan takhalliyah al-nafs, tahalliyah al-nafs, dan tajalliyah al-nafs. Psikoterapi Islam dapat diimplementasikan sebagai metodologi akurat dalam mengatasi stress, depresi, psikosis, psikoneorosis, dan psiko somatik. Psikoterapi Islam dengan pendekatan tarekat Qadiriyah-Naqsyabandiyah yang sudah teraplikasi secara holistik, terbukti dapat dijadikan sebagai model psikoterapi teruji. Lembaga psikoterapi Islam Pondok Remaja Inabah Suryalaya adalah rujukan yang tidak terelakkan dalam pengobatan dan pemulihan remaja yang mengalami gangguan mental akibat penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan free seks. Data terakhir menunjukkan Pondok Remaja Inabah Suryalaya terbukti telah berhasil dalam pemulihan pasian narkoba yang tidak kurang 15.000 orang, semenjak berdiri pada tahun 1980.

PENGARUH PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP PROGRAM STUDI DENGAN KETAHANAN BELAJAR MAHASISWA (Studi Terhadap Mahasiswa Tahun Akademik 2014/2015 Jurusan Tarbiyah STAIN CURUP)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Mengenali program studi merupakan bagian penting dari keseluruhan belajar di perguruan tinggi. Mengenali program studi merupakan upaya mengenali dengan baik tujuan dari program studi yang bersangkutan. Setiap bidang keahlian yang dihasilkan oleh prodi tertentu mengandung ciri-ciri khusus  baik dari kerangka ilmu, maupun karakteristik kepribadian yang dituntut adanya pada diri orang yang menyandang gelar sarjana untuk keahlian tersebut. Pemahaman mahasiswa terhadap program studi adalah dalam kategori cukup. Skor yang  cenderung  ditempati siswa pada kriteria cukup yaitu 67,5%. Ketahanan belajar mahasiswa adalah dalam kategori  baik. Skor yang  cenderung  ditempati siswa pada kriteria  baik yaitu 51,3%. Pengaruh  pemahaman mahasiswa terhadap program studi dengan ketahan belajar mahasiswa dalam kategori cukup tinggi atau kuat. Koovesien  rxy yang  diperoleh adalah 0,98 dimana dimaksudkan bahwa antara variable X dan variabel Y terdapat hubungan yang sangat tinggi atau kuat.

ANALISIS KEBUTUHAN MAHASISWA JURUSAN TARBIYAH TERHADAP PELAYANAN KONSELING

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Mahasiswa   dipandang cukup dewasa untuk dapat mengatur kehidupannya sendiri dalam mengelola hidupnya  dan dituntut untuk lebih banyak belajar sendiri, mencari dan menemukan sumber-sumber belajar dan buku- buku sumber sendiri, mengkaji dan memperdalam bahan perkuliahan sendiri tanpa banyak diatur, diawasi dan dikendalikan oleh dosen-dosennya, pandangan tersebut kadang kala tidak berjalan dengan mulus. Pelayanan bimbingan konseling di perguruan tinggi   merupakan wadah yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling kepada mahasiswa, warga kampu. Hasil analisis data membuktikan bahwa tingkat kebutuhan mahasiswa jurusan Tarbiyah termasuk dalam kategori sangat butuh dalam memanfaatkan pelayanan konseling skor tertinggi terdapat pada layanan orientasi dan layanan bimbingan kelompok yaitu mencapai 50-51% Sedangkan tingkat perbedaaan kebutuhan menunjukkan Berdasarkan  hasil penelitian terungkap bahwa terdapat perbedaankebutuhan mahasiswa jurusan Tarbiyah  dalam memanfaatkan pelayanan konseling di STAIN Curup,  hal ini terlihat dari perolehan skor  rata-rata pada prodiBK adalah 181,83  prodi PAI 159,32.  prodi PBA 179,43.  Prodi PBI 194,73 dan  Prodi PGMI 174,33.  Sedangkan kebutuhan mahasiswa dalam memanfaatkan pelayanan konseling minimal pada prodi PGMI  yaitu119 dan Kebutuhan mahasiswa dalam memanfaatkan pelayanan konseling pada prodi BK  yaitu 217.

PENGEMBANGAN MODUL LAYANAN INFORMASI KARIER DI SMK UNTUK PERSIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Pelayanan konseling hendaknya mampu memberikan manfaat yang besar dalam membantu perkembangan peserta didik sehingga peserta didik tersebut memiliki kematangan dalam mempersiapkan dirinya baik dalam pendidikan maupun ketika ingin memutuskan karir yang akan dipilihnya yang sesuai dengan cita-cita yang diinginkan. Apalagi dalam menghadapi dunia kerja dan perekonomian dunia yang semakin maju dan sangat kompleks tidak hanya persaingan dalam tingkat Nasional yang perlu difkirkan, tapi juga di tingkat Internasional. Oleh karena itu peran para pendidik, termasuk konselor perlu memikirkan dan mengembangkan layanan-layanan konseling yang dapat membantu dan mengembangkan diri peserta didik, termasuk dalam bidang karir Salah satu yang dapat dilakukan konselor agar layanan yang diberikan sesuai dengan  kebutuhan siswa, adalah menyiapkan setiap layanan konseling yang akan diberikan dengan berpedoman kepada sebuah modul. Oleh karena itu dalam tulisan ini akan dibahas tentang “Pengembangan Modul Layanan Informasi karir di SMK”. Berdasarkan data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh beberapa indicator yang dijadikan dasar dalam menyusun modul layanan informasi karir yang mana indikator-indikator ini dapat dikembangkan kembali oleh konselor yang ada di sekolah. Diantara indicator-indikator tersebut adalah: 1)Tugas Perkembangan Remaja dalam bidang Karir, 2) Prospek Karir Pendidikan Kejuruan, 3) Bekerja dimana setelah tamat SMK ?, 4) Pemahaman terhadap  Diri sendiri, 5) Pengetahuan, Keterampila, dan Sikap Modal untuk Bekerja, 6) Permasalahan dalam Pemilihan Karir, 7) Perlunya Pemahaman diri tentang Bakat, Minat, dan Nilai-nilai, 8) Hakekat Pekerjaan, 9) Pendidikan Lanjutan, 10) Penyesuaian diri dengan Program Studi, 11) Kondisi Kerja, 12) Pengembangan Diri, dan 13) Sikap, Kebiasaan, dan Keterampilan Modal memasuki    Dunia Kerja.

PERANAN MANAJER SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Perubahan lembaga pendidikan seperti sekolah/madrasah dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi perubahan sekolah/madrasah adalah Masyarakat Ekonomi Asean. Masyarakat Ekonomi Asean adalah kesepakatan negara-negara Asean dibidang ekonomi atau pasar tunggal dalam sektor barang dan jasa, keperawatan, dan tenaga kerja. Masyarakat  Ekonomi Asean akan menciptakan lingkungan baru yang akan mempengaruhi proses pembelajaran terutama peserta didik. Peserta didik harus memperoleh infomasi tentang peluang, tantangan serta dampak Masyarakat Ekonomi Asean terhadap kehidupan agar dapat mengetahui, memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Sekolah/madrasah harus menyediakan layanan bimbingan dan konseling yang mampu memberikan informasi tentang lingkungan baru seperti informasi yang berkenaan dengan Masyarakat Ekonomi Asean. Agar pelaksanaan bimbingan dan konseling mampu memberikan layanan informasi tentang Masyarakat Ekonomi Asean peluang, tantangan dan dampaknya  maka perlu peningkatan/perbaikan terhadap palaksanaan bimbingan dan konseling. Perbaikan pelaksanaan bimbingan dan konseling, berarti memperbaiki  komponen-komponen bimbingan dan konseling, antara lain kompetensi guru pembimbing, program bimbingan dan konseling, jenis layanan bimbingan dan konseling, sarana dan prasarana dan peningkatan anggaran bimbingan dan konseling. Kepala sekolah sebagai manajer di sekolah/madrasah mempunyai peranan yang strategis untuk memperbaiki pelaksanaan bimbingan dan konseling kerena kepala sekolah/madrasah mempunyai kewenangan untuk merencanakan, mengoranisasikan, melaksanakan dan mengawasi proses penyelenggaraan pendidikan termasuk bimbingan dan konseling. Kepala sekolah/madrasah dapat melaksanakan perbaikan terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean dengan cara merencanakan dan mengorganisasikan kurikulum bimbingan dan konseling di sekolah sama seperti kurikulum matematika, IPA dan IPS namun kurikulum bimbingan dan konseling berisi tujuan dan sasaran untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Materi yang dirancang untuk meningkatkan self esteem, motivasi berprestasi, kemampuan memecahkan masalah, efektivitas hubungan antar pribadi dan perilaku yang bertanggung jawab, disamping itu peningkatan professional guru pembimbing, sarana dan prasarana serta dukungan anggaran yang memadai.

PENGARUH KONSELING PRANIKAH SOLUTION FOCUSED TERHADAP PENINGKATAN KONSEP KELUARGA SAKINAH CALON PENGANTIN

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Arrangements for theaspirant of bride is something very essential to begin home life. Concept happy family that owned by aspirant of bride will encourage the formation of harmonious family. Increased happy family concept for aspirant of bride can be done through counseling, one of them through premarital counseling techniques focused solution. This study aims to determine the effect of premarital counseling techniques focused solution dedicatedto the improvement of happy family concept for the aspirant of bride. The method used pre-experimental and research sabjek as many as 10 people aspirant of bride. Analysis of data using paired samples t test with SPSS release 20. The results showed a significant effect of premarital counseling focused solution toward to the improvement of the bride aspirant happy family concept, with p = 0.000. There is no effect of premarital counseling focused solution to improvement of the bride aspirant concept happy family based on gender, with p = 0.594. Based on the results, it is recommended for KUA to implement a solution prematital counseling focused solution on the bride before entering the home life. Further recommended that researchers can examine the effect of premarintal counseling solution focused on other aspects.

KOMUNIKASI DALAM KONSELING LINTAS BUDAYA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Dalam menghadapi MEA Pendidikan tentunya harus menyiapkan SDM Indonesia yang berkualitas. Sekarang kita lihat, sejauhmana orang Indonesia mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional (bahasa Inggris), dan sejauhmana orang Indonesia memiliki keterampilan atau skill yang standar dengan keterampilan orangorang di ASEAN. Dengan adanya MEA ini tentunya akan ada dampak bagi manusia Indonesia untuk mengejar standar kompetensi yang diharapkan. Peran pendidikan tentulah sangat besar. Baik pendidikan secara formal, non formal, dan informal. Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari komunikasi. Sistem komunikasi yang baik akan mendukung pola hidup manusia dan kemajuan peradaban di segala bidang. Penyebaran informasi yang menyeluruh dan terpadu dapat terselenggara dengan adanya perencanaan sistem komunikasi yang bijaksana, dapat dipahami dan diterima oleh masyarakat. Berkomunikasi dengan orang yang berbeda latar belakang budaya bukanlah hal yang mudah. Organisasi dan individu yang ingin dapat bersaing di ranah global harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan berbagai kesulitan yang akan dialami ketika menjalin bisnis, bernegosiasi atau bekerja di perusahaan global. Sebagai individu global, harus mempersiapkan diri agar bisa sukses dan efektif berkomunikasi dengan orang yang berbeda latar belakang budaya. Ketika kita berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang budaya dengan kita, saat itulah kita sedang berkomunikasi antar budaya.

MENINGKATKAN KREATIVITAS UNTUK MENAKLUKKAN PERSAINGAN KETAT DI PASAR BEBAS

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Kreativitas merupakan suatu hal yang diperhitungkan untuk menghadapi persaingan global. Kreativitas adalah kecenderungan untuk mengaktualisasikan diri, mewujudkan potensi, dorongan untuk berkembang dan menjadi matang, kecenderungan untuk mengeksresikan diri serta mengaktifkan semua kemampuan organisme. Orang yang kreatif dapat mengaktuakisasikan dirinya, produktif, dan menghadapi hidup secara fleksibel. Pendidikan di Indonesia hendaknya dapat menghasilkan individuindividu yang kreatif, sehingga dapat menjawab tantangan persaingan global. Salah satu bagian pendidikan yang dapat membantu berkembangnya kreativitas peserta didik adalah pelayanan konseling. Melalui berbagai jenis layanan dan pendekatan dalam pelayanan konseling diharapkan mampu menghasilkan individu yang kreatif dan mampu bersaing di dunia global.

PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU BK ATAU KONSELOR DALAM LAYANAN BKp MELALUI LAYANAN PKo (Penelitian Tindakan pada guru BK dan Konselor SLTP/MTS se-Kota Padang Panjang)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan dan meningkatkan kompetensi guru BK dan Konselor dalam melaksanakan layanan Bimbingan Kelompok (BKp). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan (action research). Subjek penelitian adalah 8 orang guru BK atau Konselor sekolah yang tergabung dalam MGP (Musyawarah Guru Pembimbing) SMP/MTS se-Kota Padang Panjang yang punya keinginan untuk senantiasa meningkatkan WPKNS mereka dalam layanan BKp. Untuk mewujukan tujuan ini, maka penelitian dilakukan melalui proses pengkajian berdaur ( cyclical) yang terdiri atas beberapa siklus. Penelitian ini, dilakukan mulai dari kegiatan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dlakukan dengan dua siklus tergantung pada ketercapaian tujuan penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan penguasaan konten dapat meningkatkan keterampilan guru BK atau Konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan kelompok.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGAJAR TEMATIK DI KELAS RENDAH DENGAN KEGIATAN PEER TEACHING PADA GURU DI SDN 27 PANGIAN

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

This study discusses the problems related the low ability of the teachers at SDN 27<br />Pangian in implementing the thematic learning in the lower grade. The purpose of<br />this study is to improve teachers‟ competence in applying thematic learning in lower<br />grade by using peer teaching at SDN 21 Pangian. The subjects of this research were<br />teachers who taught in low-grade second semester in the academic year 2014/2015 at<br />SDN 27 Pangian. This reseach used two cycles.Each cycle includes some activities.<br />They were planning, action, observation and reflection. The results of cycle I to cycle<br />II showed the increase of teachers‟ ability in teaching thematic in low grade by using<br />peer teaching activities. At the first cycle, the ability of teachers was not good. The<br />average was 74%. In the second cycle, the ability of teachers increased on excellent<br />category. The average score was 90%. This research conludes that the use of<br />thematic learning using peer teaching can improve teachers‟ competence.

HARMONY IN DIVERSITY ISLAMIC HIGHER EDUCATION INSTITUTIONS: BETWEEN HOPE AND REALITY

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

The 21 st century is the age globalization. It takes to impact on interdepedence,<br />competition, and advances in science, information and commucation tecnology on<br />institution of Islamic Higher Education. Interdepedence describes things occured in a<br />country correlated with the other country (ies). This condition may lead to the change<br />of paradigm in terms of higher education institution manajement. The institutional<br />management should be prepared as the one which can give good services to<br />customers within some standards; coorporative, accurate, and quick services to<br />costumers. The problems are how well the position, condition, standarization,<br />accuration, and protection of Islamic higher education institutions to service<br />costumers or students in Indonesia and how learning system and developing science<br />in this age are. The aim of writing this paper is to describe the problems and<br />challenges faced by Islamic higher education institution, the expectations and<br />strategies particularly in accuracy point of view.

STRATEGI MENGHASILKAN GENERASI CEMERLANG MELALUI PENDIDIKAN: PERANAN UNIVERSITI

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

Dunia berubah dengan begitu pantas. Dengan pengembangan Zon Perdagangan<br />Bebas (Free Trade Zone) di serata dunia, batasan dan persempadan negara terbuka<br />luas lalu menghasilkan globalisasi. Generasi baru dituntut menjadi lebih cemerlang<br />dalam era globalisasi. Kegagalan untuk berubah atau mengubah diri akan<br />ketinggalan dan dengan sendiri tidak lagi menjadi relevan. Dalam aspek<br />kelangsungan hidup, pelbagai organisasi telah menilai semula, memikirkan dan<br />membentuk formula baru cara melakukan sesuatu pekerjaan. Peningkatan<br />penggunaan teknologi sudah menjadi kemestian. Namun begitu elemen kemanusiaan<br />masih lagi penting dan relevan, khususnya dalam aspek latihan dan pembinaan<br />karakter cemerlang. Generasi yang tidak dapat menguasai teknologi sudah pasti<br />menempah kegagalan dan terpinggir. Teori “The Survival of The Fetus” masih<br />relevan sehingga hari ini. Generasi yang gagal menyerlah akan mati dan persaing<br />yang terbaik sahaja akan meneruskan kehidupan. Peranan universiti menghasilkan<br />generasi cemerlang menjadi lebih mencabar. Perubahan gaya hidup generasi baru<br />mesti disesuaikan dengan bentuk baru proses pengajaran dan pembelajaran di<br />universiti.

RIBA DALAM PERSPEKTIF MUHAMMAD SYAHRUR (TINJAUAN METODOLOGIS)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

<pre><em>Muhammad Syahrur points out that riba (usury) </em><em>that is forbidden is the practice of usury made by people who are entitled to receive alms according to the provisions in</em><em> Qur’an Surah  al-Baqarah (2): 275. Meanwhile, for those who are not entitled to receive alms, they  can be given a loan of interest (al-qardh al-istismari) as long as there is no multiplied  payment by taking an additional half of the debt principal as stipulated in Qur’an Surah  Ali Imran (3): 130. This view is clearly contrary to the views of the majority of scholars who argue that the prohibition of usury is fixed, without distinction of many or few, for those who are entitled to receive alms or not,  as regulated in the Qur'an. From the various arguments proposed, Syahrur’s istinbath method is also made based on the Qur'an as the legal basis, just  as classical scholars, only with different understanding and interpretation through contemporary reading.</em></pre>

PERBANKAN SYARIAH DALAM TATARAN NILAI-NILAI ISLAM (Harapan dan Fakta)

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

<p align="center"><em>The problem discussed in this research is the implementation of Islamic values in shariah-based banks. The purpose of this research is to find out whether Islamic values consist of al-hurriyah (freedom), al-musawah (equality or equality), al- 'is (justice), ash-shidq (truth and honesty), al-ridha (willingness), al-kitabah (written), have been applied in sharia-based banks. The type of research is qualitative describing the application of Islamic values in Islamic banks through in-depth interviews. The results of the research  show that Islamic banks have applied Islamic values in running its operations as  shariah-based financial institutions consisting of al-hurriyah (freedom).  The parties making the agreement / contracts are Islamic banks and customers who  are free to make agreements on the basis of willingness on each party, al-musawah (equality or equality) in the form of  queuing numbers to customers in sharia banks, al-'adalah (justice) in the form of a percentage between the customer and the bank in cooperation, ash-shidq (truth and honesty), more ephasizing the application of the values of honesty between banks and customers, al-ridha (willingness), and al- kitabah (written):  the existence of a contract in writing an agreement between the banks and the customers. However, these values have not been applied maximally to shariah banks.</em><em></em></p>

DILEMMA OF MERANTAU IN MINANGKABAU CUSTOMARY LIFE ON ULAYAT LAND

ASMUNI, ST., MM
2022 · Article · Open Access

<em>The Minangkabau people who are rich with their natural potentials in ulayat land, common ownership land. Unfortunately, ulayat land is not optimized maximally. As a result, it does not have an impact on the improvement of living standards of the community. In fact, young people in Minangkabau wander in order to improve their  economy. Thus, there are no human resources who can manage the ulayat land can to make it an optimal source of income. This paper is a literature study of the thought of Mochtar Naim, which is expressed in a descriptive qualitative, with the method of deductive-inductive analysis. Therefore, author describes about merantau (wandering to make life), why the people merantau, philosophy and customs of merantau, and ulayat land as a source of livelihood of Minangkabau indigenous people. The result of unmanaged ulayat </em>